Menik..
Hubungan terlarang yang pelik..
Putih menunduk cantik..
Menebar senyum di atas putik..
Menik..
Atas keserakahan jantan-jantan penuh egois..
Menik menunduk menangis..
Menik..
Kesuburan dan kekumbang mengelilingimu..
Engkau tetap tertunduk malu..
Enggan bertemu...
Enggan menatap, bisu..
Dan akan terus begitu sampai seseorang membangunkanmu..
Mentari diantara nirwana membiru..
Menik..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar