Jumat, 19 Oktober 2012

Aku Benci Merindukanmu



Kepada semilir angin yang membuatku selalu mengingat bagaimana sejuknya rerintik hujan yang menyapu seluruh ruang rindu dalam peradaban yang berbeda..

Tidakkah mampu kau sampaikan kembali, bagaimana segumpal rindu ini tiba-tiba menyerangku dengan membabi butanya. Ia buyarkan aroma wewangian itu dalam butiran rintik hujan yang tanpa sengaja angin menyentuhnya dengan begitu manja.

Bagaimana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar