puisi pagi
Mentari masih malu menengokku..
Ia merinding menahan kelu..
Rindu ini bagai tersapu embun-embun di tengah dahan..
Dalam sebuah rinai hujan yang tertahan..
Ingin kuciptakan puisi pagi ketika engkau membuka kelopakmu..
Sembari membisikkanmu kata penuh rindu..
Sayap-sayap camar mulai terkepak..
Melihat mentari kian nampak..
Masihkah engkau inginkan suara-suara jangkrik pagi ini..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar